Retret Enam Tempayan

Batch 10 · Palembang

Enam Tempayan

Retret pasutri untuk menghidupkan kembali kasih dalam perkawinan.

13–15 November 2026The Excelton Hotel Palembang
Peserta retret bersama Romo Koko membentuk tanda hati
Sepasang suami-istri alumni berpelukan sambil tersenyum
Ekaristi retret bersama tiga imam
Suami-istri duduk bersandar mendengarkan sesi retret
Pasangan peserta bersama Romo Koko di dekat salib
Suami-istri alumni berdoa bersama dengan tangan terangkat
Romo Koko memberikan pengajaran dalam retret
Suami-istri alumni bersandar satu sama lain dan tersenyum

“Mereka kehabisan anggur.” Yohanes 2:3

Di Kana, Yesus tidak membiarkan sebuah pesta berakhir dalam kekurangan. Mungkin kini saatnya mengundang Dia kembali ke dalam perkawinan Anda.

Cermin bagi pasangan

Kami masih tinggal serumah, tetapi semakin jarang berbicara dari hati ke hati.

Kami begitu sibuk menjadi ayah dan ibu, sampai lupa bagaimana rasanya menjadi sepasang kekasih.

Ada luka yang sudah lama kami diamkan. Kami mengira waktu akan menyembuhkannya.

Kami masih saling mencintai. Hanya saja, kadang kami tidak tahu lagi bagaimana menunjukkannya.

Kami tidak ingin menyerah. Kami hanya ingin menemukan jalan untuk saling mendekat kembali.

Mungkin anggur dalam perkawinan Anda tidak benar-benar habis. Mungkin Anda hanya sudah lama lupa bagaimana menikmati kasih yang dahulu mempertemukan Anda.

Retret ini bukan pengadilan bagi pasangan yang bermasalah. Ini kesempatan untuk kembali berjumpa: dengan diri sendiri, dengan pasangan, dan dengan Tuhan.

Kisah di Kana · Yohanes 2:1–11

Mukjizat pertama terjadi di sebuah pesta perkawinan.

Pesta sedang berlangsung. Enam tempayan batu berdiri kosong.

6 tempayan batu2–3 buyung masing-masing± 80–120 liter

Adegan 1

Sebuah pesta yang indah

Di Kana, sepasang pengantin memulai perjalanan cinta mereka. Yesus dan Maria hadir di tengah sukacita itu.

Yoh 2:1–2

Adegan 2

Anggur mereka habis

Di tengah perayaan, sesuatu yang penting ternyata tidak cukup. Maria melihat kekurangan yang mungkin tidak disadari banyak orang.

Yoh 2:3

Adegan 3

Sebuah undangan untuk percaya

“Apa yang dikatakan kepadamu, buatlah itu!”

Yoh 2:5

Adegan 4

Mukjizat dimulai dari ketaatan

Yesus memerintahkan agar enam tempayan diisi air. Para pelayan mengisinya sampai penuh, dan air itu menjadi anggur.

Yoh 2:6–9

Bukan pasangan yang mengubah air menjadi anggur. Pasangan menyediakan tempayan, mengisinya dengan air, dan membiarkan Kristus bekerja.

Enam tempayan · Enam perjalanan kasih

Enam sesi, enam ruang yang diisi kembali.

Setiap sesi memakai simbol cairan yang berbeda untuk membantu pasangan merefleksikan perjalanan perkawinannya.

IIIIIIIVVVI

Simbol cairan adalah perangkat refleksi retret. Injil tidak mengatakan bahwa enam tempayan di Kana berisi enam macam cairan.

Air menjadi anggur

Tidak ada perkawinan yang diubah dalam semalam.

Tetapi satu perjumpaan yang sungguh-sungguh dapat menjadi awal perubahan.

Buah retret

Yang kami harapkan tumbuh setelah tiga hari ini.

Kembali berbicara dari hati

Belajar mendengarkan tanpa segera menghakimi atau membela diri.

Berani berdamai

Mengakui luka, meminta maaf, dan membuka jalan pemulihan.

Bertumbuh dalam iman

Menempatkan Kristus kembali di pusat kehidupan perkawinan.

Memperbarui komitmen

Menemukan kebiasaan kecil dan langkah konkret untuk terus saling mencintai.

“Engkau menyimpan anggur yang baik sampai sekarang.”

Yohanes 2:10

Yang terbaik dalam perkawinan Anda tidak harus selalu menjadi sesuatu yang telah berlalu.

Sepasang suami-istri alumni berpelukan sambil tersenyum
Suami-istri alumni berdoa bersama dengan tangan terangkat
Suami-istri alumni bersandar satu sama lain dan tersenyum
Suami-istri duduk bersandar mendengarkan sesi retret

Pasangan alumni Retret Enam Tempayan, Jakarta 2026.

Suasana retret

“Di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.”

Kolose 3:14 · ayat tema retret

Sembilan batch telah berjalan. Batch kesepuluh kini hadir di Palembang.

10Batch
3Hari
6Tempayan
Hari kedua · Batch 9Jakarta, Agustus 2026
Batch 9 · Jakarta26–30 Agustus 2026
Suasana Batch 9Sesi, doa, dan kebersamaan
Hari pertama · JakartaApril 2026

Untuk siapa

Untuk suami-istri yang sedang berbahagia maupun yang sedang bergumul.

Retret ini bagi pasangan yang ingin merawat, mendalami, dan memperbarui relasi perkawinannya.

  • Diikuti suami dan istri bersama, bukan perseorangan.
  • Terbuka bagi pasangan Katolik maupun non-Katolik yang bersedia mengikuti kegiatan dan pengajaran berdasarkan spiritualitas Katolik.
  • Terbuka bagi pasangan yang baru menikah maupun yang telah puluhan tahun hidup bersama.
  • Bersedia mengikuti rangkaian retret secara penuh selama tiga hari, termasuk refleksi dan waktu dialog berdua.
  • Bersedia menjaga privasi dan kerahasiaan pengalaman pasangan lain.

Rangkaian acara

Tiga hari, dari mengingat sampai diutus.

Garis besar perjalanan retret. Jam kegiatan rinci akan dikirim bersama panduan peserta.

Romo Koko, Rm. Agustinus Sugiarno, SCJ, dan Rm. Antonius Effendi, SCJ mengangkat piala dalam Ekaristi retret
Ekaristi menjadi pusat setiap hari retret

Pembaruan janji perkawinan dilaksanakan sesuai tata perayaan dan ketentuan Gereja. Bagi peserta non-Katolik disediakan doa komitmen bersama yang sesuai.

Info praktis · Batch 10 Palembang

Yang perlu Anda ketahui sebelum mendaftar.

Tanggal13–15 November 2026Jumat–Minggu · 2 malam 3 hari
TempatThe Excelton HotelPalembang, Sumatera Selatan
Biaya per pasanganRp4.488.000Termasuk 1 kamar untuk 1 pasangan dan konsumsi selama acara
PesertaSuami-istriEksklusif bagi pasangan · tempat terbatas

Sudah termasuk

  • 1 kamar hotel untuk 1 pasangan, 2 malam
  • Konsumsi selama acara
  • Seluruh sesi, Ekaristi, dan kegiatan rohani

Yang perlu dibawa

  • Kitab Suci dan alat tulis
  • Perlengkapan pribadi untuk 3 hari 2 malam
  • Obat-obatan pribadi
  • Pakaian yang pantas untuk perayaan Ekaristi

Perlu diperhatikan

Transportasi menuju hotel dan penitipan anak tidak termasuk. Biaya yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan atau dialihkan ke nama lain.

Para pembicara

Yang akan berjalan bersama Anda.

Rm. Albertus Joni, SCJ (Romo Koko)

Rm. Albertus Joni, SCJ

Romo Koko

Rm. Antonius Effendi, SCJ

Rm. Antonius Effendi, SCJ

Pembicara

Rm. Agustinus Sugiarno, SCJ

Rm. Agustinus Sugiarno, SCJ

Pembicara

Ketiganya imam Kongregasi Imam-Imam Hati Kudus Yesus (SCJ), yang mendampingi pasangan melalui pengajaran, perayaan sakramen, dan doa.

Pasangan pendamping

Suami-istri pendamping

Membantu refleksi, berbagi pengalaman perkawinan, dan mendukung proses pendampingan peserta.

Tim doa dan pelayanan

Pelayan retret

Mempersiapkan suasana doa, mendukung perayaan liturgi, dan memastikan peserta dapat mengikuti retret dengan nyaman.

Kisah para alumni

Apa yang berubah setelah tempayan diisi.

Wajah-wajah pasangan dari batch-batch sebelumnya.

Peserta retret bersama Romo Koko membentuk tanda hati di atas kepala
Romo Koko bersama dua pasangan membentuk tanda hati
Peserta dan para imam berfoto dengan gembira
Romo Koko bersama sepasang suami-istri berbagi di panggung
Pasangan peserta bersama Romo Koko di dekat salib
Sepasang suami-istri bersama Romo Koko
Sepasang suami-istri bersama Romo Koko berjubah putih
Foto bersama peserta retret dengan para imam
Peserta retret bersama Romo Koko berstola merah

Tanya jawab

Pertanyaan yang sering diajukan.

“Isilah tempayan-tempayan itu.”

Yohanes 2:7

13–15 November 2026 · The Excelton Hotel Palembang

Mungkin Anda tidak dapat mengulang hari pertama jatuh cinta. Tetapi bersama Kristus, Anda dapat menemukan cara baru untuk mencintai orang yang sama.

Daftar melalui formulir resmi

  1. Isi formulir pendaftaranData suami dan istri, paroki asal, serta foto pasangan.
  2. Lakukan pembayaranPetunjuk rekening resmi tertera di formulir. Lampirkan bukti transfer.
  3. Terima konfirmasi panitiaPanitia menghubungi Anda melalui WhatsApp.
  4. Datang ke Palembang13 November 2026 di The Excelton Hotel.
Buka Formulir Pendaftaran

Biaya Rp4.488.000 per pasangan. Biaya yang telah dibayarkan tidak dapat dikembalikan atau dialihkan ke nama lain.

Palembang

    Luar Palembang